Penantian Tanpa Akhir
Hari ini aku mengalami beberapa penantian tanpa akhir. Walaupun terlalu lebay juga sih bilang penantiannya tanpa akhir, hihihi
Mulai dari yang pertama, penulisan skripsi sebenarnya hanya tinggal mengurus kosmetiknya saja, tidak ada penambahan, hanya perbaikan minor biar makin bagus. Tapi perbaikannya seolah-olah lebih sulit daripada dihapus dan buat baru. Dan ketika aku sedang melakukan perubahan, aku malah berhasil membuat sebuah quote: “Jangan harap orang akan mengerti karya Anda kalau Anda sendiri tidak mengerti karya yang Anda buat sendiri“.
Yang kedua adalah penantian menunggu AC biar hidup kembali sejak dimatikan dari jam 10 pagi tadi. Janji pada jam 1 siang listrik telah dihidupkan seperti janji Partai Demokrat untuk membasmi korupsi, hehhhee
Akibat kepanasan karena AC belum hidup juga ditambah kepala panas karena mengerjakan skripsi yang belum ketahuan ujungnya, maka tulisan ini pun lahir tanpa sengaja
Ah, semoga penantian tanpa akhir ini bisa cepat berlalu.
Posted from WordPress for BlackBerry.
–R